Sabtu, 07 Maret 2015

Jiwa Perindu

Jiwa Perindu

Manusia adalah jiwa-jiwa perindu. Dia merindukan teman-temannya, dia merindukan sahabatnya, dia merindukan keluarganya, dia merindukan bapak-ibunya.
Bagaimana mungkin dia tidak Merindukan Tuhannya, Dzat yang menghembuskan nafas di setiap detik kehidupannya, yang Maha Mencukupi segala kekurangan, yang Maha Mendengar setiap kata hatinya, yang menjaganya disaat terjaga dan terlelap.
Wahai diri yang lalai, sudah cukup! Kegersangan hatimu adalah bukti akan rindu yang tak kunjung terobati, semakin diabaikan sakit itu akan semakin menjadi-jadi. Maka segeralah menghadap-Nya, basuhlah hatimu dengan mata air rahmat dan kasih-Nya.
Sehingga kau dapati, hati yang gersang kerontang perlahan menghijau dan mekar bak taman-taman surga. Lantas kemudian, jagalah! Karna sejatinya kau akan slalu rindu, dan selalu merindu, hingga pertemuan dengannya di keabadian. Karna kau adalah Jiwa-jiwa Perindu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar